15 Agu 2026

Fakultas Hukum USK Gelar Workshop dan FGD Penyusunan Visi dan Misi Program Pascasarjana Hukum

Banda Aceh, 6 Agustus 2026 — Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (FH USK) menyelenggarakan Workshop dan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Visi dan Misi Program Studi Magister Ilmu Hukum (MIH), Magister Kenotariatan (MKN), dan Doktor Ilmu Hukum (DIH) pada Kamis, 6 Agustus 2026, bertempat di Aula Lantai II FH USK.

Kegiatan mengusung tema “Penyusunan Visi dan Misi Program Studi yang Adaptif, Unggul, dan Responsif terhadap Perkembangan Hukum serta Kebutuhan Masyarakat.” Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FH USK dalam memperkuat arah pengembangan pendidikan pada jenjang pascasarjana agar selaras dengan perkembangan ilmu hukum, kebutuhan masyarakat, dunia profesi, serta standar mutu pendidikan tinggi.

Kegiatan diikuti oleh sekitar 120 peserta yang terdiri atas pemangku kepentingan internal dan eksternal yang memiliki keterkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan pada Program Studi MIH, MKN, dan DIH. Peserta terbagi secara proporsional, masing-masing sebanyak 40 orang untuk setiap program studi.

Peserta berasal dari berbagai unsur, antara lain Dekan, Wakil Dekan, dan unsur pimpinan FH USK; Ketua Program Studi MIH, MKN, dan DIH; dosen FH USK; pemerintah daerah; Kantor Wilayah Kementerian Hukum Aceh; Kejaksaan; Kepolisian; Pengadilan Negeri; Pengadilan Tinggi; Pengadilan Tata Usaha Negara; Mahkamah Syar’iyah; Ombudsman; Badan Pertanahan Nasional; Notaris/PPAT; advokat; Lembaga Bantuan Hukum; organisasi profesi hukum; perbankan, BUMN, dan BUMD; alumni; serta perwakilan mahasiswa.

Hadirkan Sejumlah Narasumber dari Berbagai Perspektif

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi workshop yang menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur perguruan tinggi, pemerintah, praktisi hukum, dan alumni. Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memberikan perspektif yang komprehensif dalam merumuskan visi dan misi ketiga program studi.

Narasumber pertama, Prof. Dr. Ir. Suhendrayatna, M.Eng., Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) USK, menyampaikan materi berjudul “Strategi Penyusunan Visi dan Misi Program Studi yang Selaras dengan Standar Penjaminan Mutu dan Akreditasi Pendidikan Tinggi.”

Selanjutnya, Muhammad Ardiningrat Hidayat, A.Md., IM., S.H., M.H., Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kanwil Kementerian Hukum Aceh, menyampaikan materi “Penguatan Visi dan Misi Program Studi Pascasarjana Hukum dalam Mendukung dan Menyiapkan SDM Hukum yang Profesional, Berintegritas, dan Adaptif terhadap Perkembangan Hukum Nasional.”

Perspektif akademik juga disampaikan oleh Prof. Dr. Faisal, S.H., M.Hum., Guru Besar FH USK, melalui materi “Arah Strategis Pengembangan Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala Menuju Program Studi Unggul dan Berdaya Saing Global.”

Sementara itu, perspektif praktisi hukum disampaikan oleh Dr. Syahrul Rizal, S.H., M.H., Sekretaris DPC Peradi Banda Aceh, dengan materi “Perspektif Advokat terhadap Pengembangan Program Studi Magister Ilmu Hukum dalam Menjawab Tantangan Praktik Hukum Kontemporer.”

Adapun perspektif alumni disampaikan oleh Amrina Habibi, S.H., M.H., Alumni FH USK, melalui materi “Penguatan Visi dan Misi Program Studi Magister Kenotariatan Berbasis Tata Kelola dan Kebutuhan Pemangku Kepentingan.”

Dilanjutkan dengan Focus Group Discussion

Setelah sesi workshop, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang dibagi ke dalam tiga kelompok sesuai dengan program studi masing-masing. FGD bertujuan menghimpun masukan dan pandangan dari para pemangku kepentingan terhadap rumusan visi dan misi Program Studi MIH, MKN, dan DIH.

FGD Program Studi Magister Ilmu Hukum (MIH) dilaksanakan di Aula FH USK, FGD Program Studi Magister Kenotariatan (MKN) berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan, sedangkan FGD Program Studi Doktor Ilmu Hukum (DIH) dilaksanakan di Ruang Auditorium FH USK.

Dalam masing-masing FGD, peserta memberikan pandangan, masukan, dan rekomendasi terkait arah pengembangan program studi, relevansi visi dan misi dengan kebutuhan pemangku kepentingan, perkembangan ilmu dan praktik hukum, serta tuntutan dunia profesi.

Hasil pembahasan dari masing-masing kelompok kemudian dipaparkan dalam sesi Pemaparan Hasil FGD dan Rekomendasi yang dilaksanakan kembali di Aula FH USK. Setiap program studi menyampaikan hasil diskusi sebagai bahan pertimbangan dalam penyempurnaan rumusan visi dan misi.

Kegiatan Workshop dan FGD ini menjadi bagian penting dalam proses penyusunan visi dan misi Program Studi Magister Ilmu Hukum, Magister Kenotariatan, dan Doktor Ilmu Hukum FH USK. Melalui keterlibatan aktif berbagai pemangku kepentingan, FH USK berupaya memastikan rumusan visi dan misi yang dihasilkan bersifat aspiratif, relevan, berorientasi pada mutu, serta mampu menjawab dinamika perkembangan ilmu hukum, kebutuhan masyarakat, dan tuntutan dunia profesi.

Hasil FGD selanjutnya akan menjadi salah satu dasar strategis dalam pengembangan ketiga program studi sekaligus mendukung peningkatan mutu dan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.